Travel Digital di Era Milenial

Seperti yang disampaikan oleh Mentri Pariwisata Arief Yahya, “pariwisata digital adalah satu keniscayaan yang harus diikuti oleh agen perjalanan pariwisata agar tidak kalah bersaing. “

Pernyataan ini dikemukakan di depan 300 orang peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Association of the Indonesian Tour & Travel Agencies (ASITA) di Ballroom Ciputra World, Surabaya.

Di tengah begitu banyak gangguan di banyak industri, Menpar Arief Yahya menyebut 3T yakni Telecommunication, Transportation, serta yang sedang dan akan terjadi, di Tourism.
Pa Arief Yahya pun mengingatkan para travel agen konvensional agar dapat mengikuti revolusi tersebut, agar tidak kalah saing dengan travel agen online lain.
Perkataan Pak Arief ini sudah ditanggapi oleh ASITA, Ketua DPP ASITA Indonesia, Asnawi Bahar mengakui pernyataan Arief Yahya benar dan ASITA pun sudah mempersiapkan diri untuk terus beradaptasi mengikuti perubahan ke arah digital tourism agar tetap bisa memberi kontribusi kedatangan wisman yang ditargetkan pemerintah.

“ASITA menyadari betul apa yang disampaikan Pak Menteri memang sedang terjadi. Karena itu ASITA juga menyiapkan aplikasi-aplikasi yang bisa digunakan para anggotanya untuk bisa turut bersaing di era digital tourism sekarang ini,” ujar Asnawi.
Saat ini ASITA sedang mematangkan aplikasi – aplikasi agar dapat digunakan dengan baik dan dapat bersaing yang beranggotakan 90 persen adalah UMKM.
Alasan itu, menjadi latar belakang penyelenggaraan Rakernas kali ini di Jawa Timur. Dia menjelaskan, salah daerah di Jawa Timur, yakni Banyuwangi, telah berhasil menerapkan digital tourism yang didengungkan Kementerian Pariwisata. Dan dengan begitu menjadi pacuan untuk daerah – daerah lainnya.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started